ILMU ISYTIQOQ PON-PES ASSAYFIYYAH RANGKASBITUNG LEBAK BANTEN

by Akang Murtadho on 10:54 PM, 05-Jan-12

Category: ILMU ISYTIQAQ

Bahasa Arab mempunyai ciri-ciri kekhususan yang tidak terdapat pada bahasa-bahasa lainnya. Kemudian dari kekhususannya ini menjadikan bahasa Arab sebuh bahasa yang felksibel, mempunyai elastisitas yang tinggi, maka dalam menjalankan dan mempertahankan fungsinya sebagai bahasa komunikasi, sarana dalam penyampaian tujuan agama, pencatatan berbagai ilmu pengetahua, telah mampu disampaikan dengan mudah dan benar. Berikut ini adalah yang merupakan keistimewaan bahasa Arab, antara lain : A . Isytiqaq Yang dimaksud dengan isytiqoq adalah pengambilan sighot (bentuk kata) dari sighot yanglain, karena ada persamaan baik dari segi bentuk, maknanya maupun strukturnya dengan beberapa tambahan tertentu yang telah ditetapkan. Ada dua pendapat ulama mengenai isytiqok ini, antara lain : 1. Ulama Bashrah bahwa sumber isytqoq adalah masdar 2. Ulama Kufah bahwa sumber isytiqaq adala kata kerja (fi`il). Isytiqoq menurut ulama bahasa di bagi tiga macam, antara lain: a.     a. Isytiqoq shogir yang aplikasinya melalui tasrif yang kita kenal selama ini yaitu pengembangan lafadz dari lafadz asli dengan syarat adanya kecocokan dari segi makna, huruf dan juga urutannya Sebagai contoh : : ضرب - ضارب - مضروب b. Istiqoq kabir disebut juga al-qalb al-luqhawi, yaitu adanya persamaan antara dua kata, baik dari segi lafadz maupun dari segi makna, akan tetapi tidak sama dalam urutan huruf sebagai contoh : حمد – مدح جبد - جدب c. Isytiqoq Akbar disebut juga al-ibdal al-liqhawi , yaitu menukar suatu huruf yang lain. dalam prosesini huruf yang mengalami pertukaran tidak disyaratkan memiliki makhroj yang sama. Boleh saja terjadi pada setiap hurufkarena yang penting disini adanya kesesuaian makna antara dua lafadz, sebagai contoh kata : السراط - الصراط yang memiliki makna suatu dengan dua lafadz yang berbeda. Isytiqoq al-Kibar atau an-naht (penyingkatan) An-Naht adalah membuat kata baru yang ambil dari dua unsur kata yang berbeda atau lebih tetapitetap menunjukan pada makna yang diambil baik berupa isim dan fi`il. Perkembangannya harus sesuai dengan kaidah (wazan) bahasa arab yang terdapat dalam tashrif , sebagai contoh : بسمله - حمدله Ta`rib (arabisasi) Yang dimaksud dengan ta`rib disini yakni kata asing yang diambil kedalam bahasa arab, dalam proses ta`rib mungkin terjadi pengurangan, penambahan penukaran sehingga bahasa tersebutmenjadi bahasa arab asli sebagai contoh dari kata yang terdapt penambahan dan penukaran : kata (kulit hitam) berasal dari bahasa Persia ditambah alif dan ha ditukar dengan huruf jim. ارندج -رند ه Wallohu A'lamu Bishoab,,,

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Email:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images